Ads 468x60px

Total Tayangan Halaman

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

TRANSLATE

Blog Archive

Configure your calendar archive widget - Edit archive widget - Flat List - Newest first - Choose any Month/Year Format

Blogroll

About

dhtr

Blogger templates

Blogger news

Search

Featured Posts

Minggu, 12 Agustus 2012

STRUKTUR PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN



STRUKTUR PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN KUANTITATIF

HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
DAFTAR ISI

BAB I. PENDAHULUANA.
A.Latar Belakang Masalah
B. Identifikasi Masalah
C. Pembatasan Masalah
D. Rumusan Masalah
E. Manfaat Penelitian
BAB II. KAJIAN TEORI, KERANGKA BERPIKIR, DAN HIPOTESISA.
A. Kajian Teoretis
B. Kerangka Berpikir
C. Hipotesis
BAB III. METODOLOGI PENELITIANA.
A. Tujuan Penelitian
B. Tempat dan Waktu Penelitian
C. Metode Penelitian
D. Populasi, Sampel, dan Sampling
E. Teknik Pengumpulan Data
F. Teknik Analisis Data
G. Hipotesis Statistik
DAFTAR PUSTAKA


PENJELASAN SINGKAT ELEMEN DALAM PROPOSALPENELITIAN KUANTITATIF
1. Halaman Judul
Judul penelitian hendaknya ditulis secara ringkas tetapi lengkap. Elemen-elemen yangseyogyanya ada dalam judul adalah nama variabel, hubungan antar variabel, metode penelitian,lokasi penelitian, dan tahun penelitian. Gaya penulisan judul disesuaikan dengan selera penulis/pembimbing.

2. Halaman Pengesahan
Halaman ini bersisi persetujuan komisi pembimbing tentang proposal penelitian yangdiajukan oleh mahasiswa. Persetujuan tersebut diberikan dalam bentuk tanda tangan dari komisi pembimbing, yang biasanya berjumlah dua orang untuk skripsi/tesis dan tiga orang untuk disertasi.
3. Daftar Isi
Daftar isi ditulis dengan format sebagaimana daftar isi pada struktur penulisan proposal diatas. Masing-masing butir/elemen dalam daftar isi diikuti nomor halaman.
4. Latar Belakang Masalah
Bagian ini pada dasarnya berisi alasan yang melatarbelakangi dilaksanakannya penelitiandengan topik sebagaimana tercermin dalam judul. Untuk itu perlu dikemukakan beberapa halsebagai berikut: Apa pentingnya masalah tersebut diteliti? Sudah adakah penelitian serupa yangdilaksanakan? Apabila sudah, apa perbedaan penelitian yang akan dilaksanakan dengan penelitian yang telah ada?

5. Identifikasi Masalah
Dari uraian dalam Latar Belakang Masalah, diharapkan muncul berbagai persoalan yangterkait terutama dengan variabel terikat (Y). Oleh karena itu, dalam bagian ini diidentifikasikan berbagai persoalan/masalah tersebut. Biasanya identifikasi masalah dirumuskan dalam bentuk  pertanyaan dan ditulis dalam bentuk paragraf. Jumlah masalah yang diidentifikasi dalam bagianini dapat berkisar antara 5 hingga 10 buah.
6. Pembatasan Masalah
Karena terbatasnya kemampuan peneliti (baik kemampuan metodologis maupunfinansial/logistik) dan terbatasnya waktu, maka berbagai persoalan yang telah teridentifikasitidak mungkin dapat ditangani oleh peneliti sekaligus. Oleh karena itu, dalam bagian ini penelitimembatasi lingkup penelitian yang akan digarap. Pembatasan tersebut menyangkut penentuan jenis dan jumlah variabel bebas dan variabel terikat serta hubungan antara keduanya.
7. Rumusan Masalah Atas dasar pembatasan masalah di atas, peneliti merumuskan masalah penelitiannyasecara jelas. Rumusan masalah dalam penelitian kuantitatif yang menguji hipotesis padaumumnya diformulasikan dalam bentuk kalimat tanya ya/tidak (yes/no question). Pertanyaantersebut hendaknya bersifat jelas, operasional, dan terukur
8. Manfaat Penelitian Dalam bagian ini dikemukakan manfaat yang dapat dipetik apabila penelitian telahterlaksana. Manfaat tersebut dapat berupa manfaat praktis maupun manfaat teoretis. Uraiantentang manfaat tersebut hendaknya bersifat spesifik, yang terkait langsung dengan topik  penelitian. Hendaknya dihindarkan uraian tentang manfaat yang terlalu umum dan bombastis.
9. Kajian Teori
Bagian ini berisi deskripsi teori yang relevan dengan masalah/variabel yang akan dikaji.Apabila suatu penelitian melibatkan dua variabel , maka dalam bagian ini perlu diuraiakan teoritentang masing-masing variabel itu. Proses yang perlu dilalui untuk melakukan kajian teoretissetiap variabel adalah sebagai berikut: memilih beberapa sumber teori yang relevan,mendeskripsikan masing-masing teori, melakukan analisis kritis terhadap masing-masing teori,melakukan komparasi antar teori berdasarkan hasil analisis kritis tersebut, dan membuat sintesis.Hendaknya dihindari penulisan kajian teoretis yang hanya berupa kompilasi pendapat orang lain.
10. Kerangka Berpikir
 Apabila dalam Bagian Kajian Teori peneliti hanya mendeskripsikan teori untuk masing-masing variabel, maka dalam Bagian Kerangka Berpikir peneliti mencoba membuat kaitanantarvariabel. Kerangka berpikir pada dasarnya berupa uraian yang rasional tentang hubunganantarvariabel tersebut berdasarkan konsep-konsep yang telah diuraikan dalam kajian teori.Dengan kekuatan analisis dan style-nya sendiri peneliti membuat kaitan antara variabel bebasdan variabel terikat. Untuk memperkuat uraiannya itu peneliti dapat mengutip hasil penelitianorang lain yang relevan. Kerangka berpikir ini digunakan sebagai landasan untuk merumuskanhipotesis.
11. Hipotesis
Hipotesis pada dasarnya merupakan jawaban teoretis atas masalah yang diajukan. Olehkarena itu, hipotesis dirumuskan dalam bentuk kalimat pernyataan. Hipotesis diajukan berdasarkan kerangka berpikir yang telah dibuat. Ketepatan hipotesis tergantung padaketajaman kerangka berpikirnya, dan ketajaman kerangka berpikir sebagian ditentukan olehkedalaman kajian teorinya
12. Tujuan PenelitianTujuan penelitian dirumuskan secara spesifik berdasarkan masalah yang dikaji. Dalam beberapa hal tujuan penelitian merupakan parafrase dari rumusan masalah. Namun demikianrumusan lain dapat digunakan sepanjang relevan dengan masalahnya. Hendaknya dihindarirumusan tujuan penelitian yang terlalu umum.
13. Tempat dan Waktu Penelitian
Dalam bagian ini dijelaskan tempat dan waktu penelitian. Ketika menjelaskan tempat penelitian, peneliti belum menyinggung subjek penelitian. Yang dijelaskan hanya tempatnya.Sementara itu, waktu penelitian mengacu pada rentang waktu yang digunakan untuk melaksanakan penelitian, dari perencanaan hingga pelaporan
14. Metode Penelitian Dalam bagian ini dijelaskan metode penelitian yang digunakan (misalnya, metodeeksperimen) sesuai dengan masalahnya. Yang perlu dijelaskan adalah konsep motode yangdigunakan itu, rancangan, dan variabelnya. Dalam kaitannya dengan variabel penelitian, peneliti perlu menjelaskan jenis variabel, definisi operasional variabel, dan hubungan antar variabel.
15. Populasi, Sampel, dan Sampling
Ketika menjelaskan populasi penelitian seyogyanya peneliti menjelaskan karakteristik  populasi tersebut berikut alasan pengambilan populasi itu. Ketika menjelaskan sampel penelitian, peneliti perlu menjelaskan jumlah sampel, alasan pengambilan anggota sampelsejumlah itu, dan teknik pengambilan sampelnya (sampling). Apabila perlu, peneliti dapatmenjelaskan prosedur pengambilan sampel untuk meyakinkan pembaca bahwa sampel yangdiambil dari populasi benar-benar representatif.
16. Teknik Pengambilan Data
Sebelum menjelaskan teknik pengambilan data, seyogyanya peneliti menjelaskan jenisdata dan ukuran-ukuran yang digunakan. Selanjutnya, penjelasan tentang teknik/instrumen pengambilan data hendaknya bersifat rinci/spesifik. Misalnya, apabila teknik pengambilan data berupa tes, maka perlu dijelaskan nama tes, jenis tes, cakupan tes, jumlah butir tes, dan bobotmasing-masing butir tes. Ada baiknya apabila peneliti juga menjelaskan rancangan pengujianvaliditas dan reliabilitas instrumen meskipun hanya sekilas.
17. Teknik Analisis Data
Teknik analisis data ditentukan berdasarkan masalah dan metode penelitiannya. Apabilarumusan masalahnya lebih dari satu dan masing-masing memerlukan teknik analisis yang berbeda, maka hal itu perlu dijelaskan. Kiranya juga perlu disadari bahwa masing-masingteknik analisis data memerlukan persyaratan tertentu; dan oleh karena itu, peneliti perlumenjelaskan rancangan pengujian persyaratan analisis data, seperti homogenitas varians populasi (sebelum peneliti membandingkan dua kelompok atau lebih).
18. Hipotesis Statistik 
Dalam bagian ini dikemukakan hipotesis statistik, yaitu hipotesis yang siap diuji dilapangan, yang berisi hipotesis nol (Ho) dan hipotesis alternatif (H1). Bentuknya disesuaikandengan rumusan masalahnya.
19. Daftar PustakaDalam bagian ini dituliskan seluruh referensi yang dijadikan acuan dalam penelitian danyang disebut langsung dalam tubuh proposal. Rujukan yang tidak disebut tidak perlu ditulis.Penulisan daftar pustaka disesuaikan dengan aturan yang ada